Kamis, 29 Oktober 2015

MENDAMAIKAN DUNIA DENGAN KASIH

Kasih adalah penyelesaian satu-satunya. Tapi kebanyakan orang menyembunyikan kasih mereka di dalam hati mereka karena takut disakiti atau karena pengalaman masa lalu dengan orang lain atau makhluk lain. Karenanya, mereka menarik kasih mereka. Kalau tidak, kita semua terlahir dengan kasih. 

Kasih adalah intisari dari keberadaan kita, tetapi kemudian ketika kita berbenturan dengan makhluk lain di planet fisik ini atau di alam semesta, dan disakiti atau terluka secara emosi, fisik atau mental, kita tetap mengingat semua pengalaman buruk ini; kita menyimpan semua pengalaman negatif ini. Dan kita merasa sulit untuk membuka kasih kita kembali pada dunia karena kita khawatir disakiti atau dikecewakan dan seterusnya. 

Alasan adanya perang dan kesulitan satu sama lain adalah karena kita selalu hidup di masa lalu. Kita harusnya hidup seperti binatang; mereka hidup di masa kini. Mereka selalu berada di masa kini. Misalnya, seekor anjing: Anda marahi dia dan mungkin Anda pukul pantatnya, dan demikian juga dengan anak-anak. Tapi kemudian, bila Anda panggil dia kembali dan mengasihinya, dia datang menggoyangkan ekornya, atau si anak segera datang berlari kepadamu. Mereka tidak mengingat apa yang Anda lakukan pada mereka meskipun baru semenit berlalu. Beginilah seharusnya kita hidup bersama dengan yang lainnya. 

Tapi sedihnya, kebanyakan dari kita hidup di masa lalu, hidup di dalam kenangan kita. Masa lalu tetaplah masa lalu tapi kita selalu membawanya ke masa kini, kemudian masa kini pada gilirannya mempengaruhi masa depan kita. Karena masa kini menjadi masa lalu lagi dan lalu kita selalu mengingat segala peristiwa yang tidak menyenangkan ini, dan kita merasa kesulitan untuk menjadi bahagia di masa kini.

Sama halnya dengan latihan kita. Seperti kebanyakan orang yang selalu hidup di masa lalu, dengan “Yesus” di masa lalu, “Buddha” di masa lalu, atau Santo (Orang Suci) ini dan Santo itu, lalu mereka lupa untuk membuat diri mereka menjadi Santo atau menjadi anak Yesus, untuk berada di tingkatNya lagi. Jadi, dunia seharusnya melupakan masa lalu sama sekali, melupakan derita masa lalu dan melupakan segala peristiwa yang buruk. Belajar dari situ dan tumbuh dari situ, bagaikan bunga yang tumbuh dari pupuk yang jelek, kotor, bau, jorok , tetapi ia dapat tampil elok untuk dinikmati semua orang. Inilah cara kita menghentikan peperangan, pertempuran, perebutan kekuasaan dan kesulitan.

Tapi kalian tahu, kita masih berada di dunia ini. Kita bisa bicara begitu dan mungkin kita bisa bersikap begitu di antara kita sendiri. Karena kita adalah pelatih kedamaian, kita bisa menikmati kedamaian, dan kita tahu cara untuk menemukan kedamaian pada saat sedih atau kesulitan. Tapi, kebanyakan orang di dunia tidak bisa melakukan itu. Karena itu, walaupun kita berlatih dengan baik, kita masih harus berbagi penderitaan, kesalahpahaman, perang dan kesulitan dunia secara umum. Kita harus berlatih lebih giat agar punya lebih banyak pengaruh dan atmosfer yang lebih baik bagi dunia. Dan kemudian, lebih banyak orang mungkin akan mengikuti kita, dan perang pun akan berkurang. Itulah penyelesaian satu-satunya.

Dosen Pembimbing : Gregorius Daru W.
Nama: Florentius Padma Surya
Nim: 15.E1.0138

32 komentar:

  1. dunia ini harus dipenuhi kasih sayang...yg tulus lahir batin
    tidak setengah setengah

    BalasHapus
  2. nice floren dengan kasih semua akan menjadi damai

    BalasHapus
  3. Artikelnya sangat menarik . Terus dikembangkan ya . Tuhan memberkatiii . Amiiinn ^^

    BalasHapus
  4. Nice artikel ! Terus berkarya. Godbless :))

    BalasHapus
  5. Artikelnya bagus flo lanjutkan untuk berkarya

    BalasHapus
  6. Artikelnya bagus flo lanjutkan untuk berkarya

    BalasHapus
  7. artikel yang sangat menginspirasi, Good job :)

    BalasHapus
  8. Artikel yg menginspirasi trimakasih

    BalasHapus
  9. Makasiii udg di ingetin akan hukum iman yang paling utama, kasih! Tuhan berkati

    BalasHapus
  10. Artikel yang bagus, kasih memang lah sangat sangat penting :)
    Gbu

    BalasHapus
  11. Artikelnya bagus,, sangat membantu mengenai kasih ,, :)

    BalasHapus
  12. dunia ini memang harus adanya kasih sayang

    BalasHapus
  13. Floren! Tulisan yg bgs.
    trs berkarya ya.
    Gbu. :)

    BalasHapus
  14. sangat bagus artikelnya, semoga bermanfaat bagi kita semua. GBU

    BalasHapus
  15. Jada dan nikmati kedamaian yang ada :)

    BalasHapus
  16. Jada dan nikmati kedamaian yang ada :)

    BalasHapus
  17. saya sangat mengapresiasi sekali blog anda, dimana memang yang perlu kita utamakan didunia ini adalah "cinta kasih" semoga blog anda bisa diterapkan dilingkungan kita sendiri, Tuhan Memberkati :)

    BalasHapus
  18. artikel yang bagus, like this:)

    BalasHapus
  19. nice article flooo, semoga bermanfaat untuk yang lainnya juga ya!:)

    BalasHapus
  20. yang melihat artikel ini semoga hidupnya penuh dengan kasih sayang....

    BalasHapus
  21. Indahnya saling mengasihi, terus berkarya teman. Semoga dapat menjadi pencerahan bagi kami semua. GBU flo

    BalasHapus
  22. bener flo,ketika kita mengasihi seseorang bukan melihat masa lalu saja,tetapi lebih baik kita saling mengasihi dengan tidak melihat adanya perbedaan. mengasihi dengan sesama manusia tanpa pandang status. good post flo,ku tnggu post mu selanjutnya.. GBU

    BalasHapus
  23. Sangat bermanfaat, trs berkarya ya

    BalasHapus
  24. saya setuju dengan anda, kasih merupakan yang paling penting kita miliki. dengan kasih kita dapat menghormati dan menghargai oranglain sehingga tercipta perdamaian

    BalasHapus
  25. saya sangat setuju, karena semua orang tidak menolak kedamaian,

    BalasHapus
  26. Teruslah menebar damai kepada semua orang..GBU :)

    BalasHapus
  27. saya sangat setuju dengan anda dengan kasih kita dapat menyayangi satu sama lain tanpa membedaannya

    BalasHapus